Dalam usaha mencari kebenaran (truth) sejarawan dihadapkan dengan kebutuhan untuk membedakan apa yang benar, apa yang tidak benar ( palsu ) apa yang mungkin dan apa yang meragukan atau mustahil. Misalnya dalam kehidupan nyata sehari-hari, manusia selain telah banyak berbuat yang benar tidak jarang pula membuat kesalahan-kesalahan (disengaja ataupun tidak disengaja), bahkan ada pula yang tidak segan-segan melakukan pemalsuan atau kejahatan lainnya.
Berdasarkan teks di atas, dalam proses penelitian sejarawan perlu melakukan…